oleh

Tanggapi Pemberitaan Di Beberapa Media Online, Deputi III BRA Aceh Salahkan Tim TAPA

Ginewstvinvestigasi.com ■ Banda Aceh – Pemerintah Aceh tidak peka terhadap usulan anggaran BRA tahun 2020, anggaran BRA tidak ada, anggaran pemberdayaan, ekonomi, anggaran kesehatan, sungguh sangat saya sayang kan, usulan dari kami dicoret ujar deputi 3 BRA Aceh

Lanjutnya pak Azhari cagei Komisi A sudah mau menambahkan uang 30 Milyar dalam pembahasan anggaran bersama BRA,
TIM tapa Aceh tidak mau menampung nya,

Aceh long sayang sungguh malang nasibnya para Kombatan, Tapol/Napol dan korban konflik, katanya dana Otsus hasil dari perjuangan dan MoU Helsinki, begitu turun ke Aceh dana Otsus tidak tau kemana habis nya

Saya sedih dan kecewa dengan cara pikir para pengambil kebijakan di Aceh, poin poin tersebut dituliskan oleh deputi 3 yang berhasil dihimpun media ginewstvinvestigasi.com

Butuh bantuan dan dukungan media untuk menyampaikan ke publik apa yg terjadi dengan BRA, tiap hari saya harus melayani keluhan pada mantan Kombatan, Tapol/Napol dan masyarakat korban konflik, baik’ yg datang langsung maupun via telepon, WA, dan SMS mereka menanyakan bantuan dari BRA.. sungguh sedih semoga hati pengambil kebijakan di pemerintah Aceh peka terhadap nasib ke 3 kelompok yang rumah nya di BRA tulis deputi 3 dalam pesan whatsapp

Menurut ketua LSM Acheh Future masih banyak korban konflik yang belum tersetuh bantuan/dana compensasi bukan salah pemerintah, tapi BRA sendiri yang kurang bijak dalam menjalankan amanah ujarnya

Lanjutnya Razali Yusuf sudah 14 tahun BRA bekerja, tapi PR nya masih menumpuk, dana yang telah di gunakan untuk siapa,
Bila dana yang telah di salurkan tepat sasaran, kita meminta untuk di publikasikan nama nama penerimanya tutup Razali Yusuf

Reporter : Zul Aceh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed