oleh

Sinergitas TNI/Polri, Polres & Kodim 0601/Pandeglang Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kalimaya 2019

GLOBAL INVESTIGASI NEWS | BANTEN Kamis (13/06) ■ TNI-Polri dan instansi terkait lainnya yang terlibat dalam ops ketupat kalimaya 2019 melaksanakan apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kalimaya 2019. Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh KOMPOL ANDI SUWANDI, S.H,. MBL,. MH ( Kabag Ops Polres Pandeglang , Sdr. ABUYA MUHTADI DIMYATI ( Tokoh Agama Kab. pandeglang ), Sdr. TB HAMDI MA’ANI ( Ketua MUI Kab. Pandeglang ), Sdr. AGUS PRIYADI ( Asda 1 Kab. Pandeglang ), Para PJU Polres Pandeglang, KAPTEN SAMUEL ( Dansubdenpom Pandeglang ), Para Kapolsek Jajaran Polres Pandeglang, Sdr. H. EMUS MUSTAGFIRIN ( Ketua Organda Provinsi Banten ).

Operasi ketupat kalimaya 2019 yang di laksanakan Polri dan Instansi terkait lainnya telah di laksanakan selama 13 hari mulai tanggal 29 mei sampai 10 juni kemarin. Dari hasil pelaksanaan operasi tersebut di hasilkan penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas maupun kriminalitas di wilayah Kab. Pandeglang. TNI-Polri dan instansi terkait lainnya yang telah bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pengamanan hari raya idul fitri inipun melaksanakan apel konsolidasi untuk melaksanakan analisa dan evaluasi terkait segala kegiatan yang telah di laksanakan selama operasi pengamanan har raya idul fitri kemarin.

Dalam amanatnya, Dandim 0601/Pandeglang LETKOL INF. DENNY JUWON PRANATA M.Tr Han yang di dampingi Kapolres Pandeglang Polda Banten AKBP INDRA LUTRIANTO AMSTONO, SH,. M.Si mengungkapkan sangat bangga, karena pencapaian ini dapat kita raih, di tengan tantangan tugas yang semakin Kompleks dan juga merasa sangat prihatin, karena pada tanggal 06 Juni 2019 salah satu rekan kita, yakni BRIGADIR TOMA SUGARA ( Anggota Polsek Mandalawangi ) menjadi korban penganiayaan ketika sedang melaksanakan Tugas Operasi.

“sangat bangga, karena pencapaian ini dapat kita raih dan juga merasa sangat prihatin, karena pada tanggal 06 Juni 2019 salah satu rekan kita, yakni BRIGADIR TOMA SUGARA ( Anggota Polsek Mandalawangi ) menjadi korban penganiayaan ketika sedang melaksanakan Tugas Operasi kejadian ini juga menjadi Evaluasi bagi kita semua, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam bertugas” ungkap Dandim Pandeglang.

Sementara itu Kapolres Pandeglang yang di temui seusai apel konsolidasi mengatakan bahwa sangat bersyukur dengan adanya operasi ketupat kalimaya 2019 dalam rangka mengamankan hari raya idul fitri 2019 di wilayah hukum polres Pandeglang ini secara umum aman terkendali, bahkan terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas serta kriminalitas selama pelaksanaan operasi.

“tentunya saya bersyukur kepada Allah SWT, Karena berkah karunianya pelaksanaan operasi ketupat kalimaya tahun 2019 di wilayah hukum polres pandeglang ini dapat berjalan aman dan terkendali. Selama pelaksanaan operasi juga alhamdulillah angka kecelaksaan dan kriminalitas secara grafik menurun dari operasi ketupat kalimaya 2018 kemarin” kata Kapolres Pandeglang.

Perlu di ketahui, selama operasi ketupat kalimaya 2019 Polres Pandeglang berhasil menekan angka kecelakaan dari 7 kejadian dalam operasi ketupat kalimaya 2018 menjadi 4 kejadian, dan angka kriminalitas dari 7 kejadian dalam operasi ketupat kalimaya 2018 menjadi 6 kejadian. Ade/Dani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed