oleh

Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Kodim 1424/Sinjai TA. 2019

Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Kodim 1424/Sinjai Ta. 2019

Sinjai – Hari selasa 11 September 2019 pukul 09.30 wita,Team Global investigasi news.co.id (A.Kahar) Menerima Konfirmasi dari team Humas Kodim Sinjai Bahwa Di aula Mabbulo sipeppa kodim 1424/Sinjai, jl. jendral sudirman kel. Biringere kec. Sinjai utara kab. Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat, S.Ag, M.Tr(Han) (Dandim 1424/Sinjai) melaksanakan kegiatan pembinaan komunikasi soasial cegah tangkal radikalisme/separatisme kodim 1424/sinjai Ta. 2019 dengan tema melalui kegiatan pembinaan komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme kita perkokoh mentalitas dan paham ideologi pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme/separatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh, dihadiri sekitar 70 orang yang mana dapat di sebutkan sbb:

1. Hamid DM (ketua MUI kab. sinjai)
2.Mayor Inf M. Nasruddin, SE (Kasdim 1424/Sinjai)
3. Kapolres Sinjai diwakili oleh AKP Bahtiar (Kasat Binmas Polres Sinjai)
4. Kakesbangpol Sinjai diwakili oleh Andi Rian Ariyatno S.sos (Plh Kasi Hubungan antar lembaga Kesbangpol Sinjai)
5. Para tokoh agama, masyarakat, pemuda dan perempuan.
6. Para organisasi masyarakat dan pemuda
7. Para personil Kodim 1424/Sinjai.

Sambutan AKP Bahtiar (Kasat Binmas Polres Sinjai) yang intinya Sbb :
– Radikalisme merupakan suatu ideologi dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim
– 4 pilar yang harus kita jaga bersama yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhineka tunggal ika dan NKRI.
– Organisasi masyarakat berserta tokoh-tokoh baik tokoh masyarakat agama dan pemuda memiliki peran untuk membendung dan menangkal berkembangnya ideologi ISIS di NKRI agar

Sambutan Hamid DM (ketua MUI kab. sinjai) yang intinya Sbb :
– Agama merupakan fitrah kepada manusia maka kita harus membangun, memelihara dan membina agama yaitu dgn melakukan nasehat atau dakwah, agama tidak membenarkan adanya kekerasan karena agama berlaku lemah lembut, agama islam di bawa oleh Nabi Muhammad SAW dengan Rahmatan lil alamin dengan penuh kasih sayang.
– Mari kita tangkal radikalisme dengan meningkatkan dan memelihara silaturahim sesama manusia.

Sambutan Andi Rian Ariyatno S.sos (Plh Kasi Hubungan antar lembaga Kesbangpol Sinjai) yang intinya Sbb :
– Radikalisme mengklaim kebenaran tunggal atas ideologi maupun kepercayaan yg dianut, menggunakan cara-cara kekerasan, mudah mengkafirkan orang lain, tertutup dengan masyarakat, dan apolitik
– Upaya pemerintah daerah dalam menangkal radikalisme dapat dilakukan secara preventif (pencegahan) dan kuratif (pengobatan)

Sambutan Letkol Inf Oo Sahrojat, S.Ag, M.Tr(Han) (Dandim 1424/Sinjai) yang intinya Sbb :
– Pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/separatisme Merupakanari tugas pokok TNI untuk mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengantisipasi, mencegah dan menangkal faham radikalisme baik radikal kiri, radikal kanan dan radikal lainya
– Komunis merupakan bahaya laten bagi NKRI karena aliran komunis pernah mau mengganti ideologi pancasila dengan ideologi komunis
– Mari kita bersama-sama mencegah ancaman radikalisme/separatisme secara bersama-sama dengan bersinergi bersama komponen masyarakat terutama di wilayah kab. Sinjai
– Kami memohon masukan dari para tokoh dengan berdialog untuk mencegah dan menangkal faham radikalisme/separatisme.

Pada pukul 11.30 Wita kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib.

Dari Humas Kodim 1424 Sinjai Global investigasi news Andi Kahar Meneruskan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed