oleh

Macet Jalan Raya Pasar Labuan, LSM PERMATA BANTEN Angkat Bicara

GLOBAL INVESTIGASI NEWS Pandeglang – sangat terasa kemacetan parah di jalan Raya pasar labuan, yang sangat dikeluhkan oleh pengguna jalan Dan masyarakat, seolah olah tidak ada yang mengurus Dan menertibkannya,
macaet Dan tidak teraturnya lalu lintas jalan Raya pasar labuan kecamatan labuan kabupaten pandeglang banten sudah sangat menghawatirkan.

penyebab Macet jalan Raya pasar labuan dikarnakan digunkannya jalan Raya sebagaI lahan palkir. trotoar hak penjalan Kaki sudah hilang digunkan oleh pedagang Kaki Lima yang berdiri diatasnya Dan tidak teraturnya lalulintas

Carut marut jalan Raya pasar pasar labuan , membuat geram lembaga suadaya masyarakat PERMATA
Adli Lili Fadli selaku AKtifis LSM permata BANTEN

” Adi Lili Fadli selaku Aktifis sosial dari LSM Permata – Banten mengatakan
Terkait dengan Kemacetan di Pasar Labuan yang sudah Tidak Teratur atau tidak terarah LaLu Lintas nya, dan Trotoar sebagai hak Pengguna JaLan sudah tidak Ada, di karenakan di Pakai oLeh Para Pedagang kaki Lima Dan juga sebagian jalan dipakai plkir kendaraan roda Dua Dan roda rmpat
ini di sebabkan karena Lemahnya dan kurang nya Pengawasan secara menyeLuruh serta Lemah nya kinerja yg di Lakukan oleh Pemerintah / Muspika setempat Terkait dengan hal tersebut di atas. Tidak Ada upaya yang nyata atau Langkah yg kongkrit, untuk membangun komunikasi dan kordinasi dengan Pihak pihak Terkait seperti Para PKL dan Sopir sopir Angkutan umum serta Para Tukang ojeg untuk mencari solusi atau membuat regulasi terkait dengan hal tersebut di atas, dan Kurangnya kordinasi antar Pemerintah muspika setempat Kecamatan Labuan dengan Dinas Terkait yang Ada di Pemerintahan kabupaten Pandeglang, Terkait dengan hal tersebut di atas

“Harapan nya Pihak muspika setempat segera meLakukan evaLuasi dan Pembenahan secara menyeLuruh Terkait dengan haL tersebut di atas
Agar kemacetan di jaLan Raya pasar Labuan bisa teratasi dan jaLan trotoar Pun bisa di gunakan sesuai dgn Fungsi nya dan Lokalisasi PKL yg sudah tidak membuat tertib jaanan. Jelasnya Aldi. (Nuryahman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed