oleh

Kolonel Inf Amir Mahmud : Pembersihan Sungai Cipeusing Langkah Mengantisipasi Datangnya Musim Penghujan

KBB,- Permukaan air sungai Cipeusing yang tampak kehitaman karena sedimen lumpur industri yang sudah bertahun tahun lamanya mengendap dibagian bawah anak sungai men jadi perhatian serius Dansektor 9 Kolonel Inf Amir Mahmud.

Hari ini Kamis (31/10), Dansektor 9 bersama anggota Satgas, masyarakat dan penggiat lingkungan, turun bahu membahu membersihkan anak sungai yang sudah penuh oleh rumput liar dan sedimen lumpur.

” Anak sungai ini panjangnya sekitar 2.5 km, dan terlihat sangat tidak terawat, anak sungainya nyaris tertutup oleh semak belukar” kata Kolonel Inf Amir Mahmud.

” Sudah berjalan dua hari satgas sub sektor Batujajar bersama warga dan penggiat lingkungan turun mengangkat sedimen, supaya airnya tidak terlihat hitam, karena sedimen ini sudah mengeras diakibatkan dari limbah Pabrik pabrik Textil yang tidak diolah dengan baik sehingga mencemari lingkungan,” tambahnya.

Selain mengangkat sedimennya, menurut Kolonel Inf Amir pembersihan sungai Cipeusing juga merupakan langkah mengantisipasi datangnya musim penghujan ,”

Ketika ditanya dengan kondisi anak sungai lainya selain Cipeusing, Dansektor 9 mengatakan bahwa seluruh anak sungai yang berada di sektor 9 akan dinormalisasi, ” inilah gunanya kita mengajak masyarakat, agar mereka turut serta dalam kegiatan Operasi Citarum harum, guna mengatasi kerusakan dan pencemaran lingkungan khususnya di anak anak sungai yang nantinya akan berpengaruh terhadap kondisi Citarum secara keseluruhan, kita bekerja serius untuk mengemban amanat Perpres No.15 tahun 2018,” tuturnya.

Sungai Cipeusing dipenuhi oleh rumput liar, satgas dan relawan harus bekerja keras mengatasi rumput liar dengan cara memotong serta mengangkat sedimen lumpur.

Ditambahkan Dan SSK sektor 9 Lettu Nur Ananto bahwa sedimen lumpur dan rumputnya akan diangkut dari lokasi dan untuk selanjutnya dibuang ke tempat yang sudah disiapkan oleh Satgas.

” Jarak angkutnya lumayan jauh, karbak hari ini mengambil lokasi yang cukup sulit, dikarenakan lokasinya berada dibelakang bangunan Pabrik pabrik yang sangat tidak beraturan , bisa dilihat sendiri ” Ucap Lettu Nur Ananto.

Ditambahkan Dan SSK bahwa target karbak yang dilaksanakan di sungai Cipeusing akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak ditentukan, kita berpatokan kepada hasil akhirnya yaitu sampai seluruh sedimentasi lumpurnya bersih.
(Pendam III/Siliwangi).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed