oleh

Irjen Pol. Drs Mas Guntur Laupe SH Jabat Kapolda Sulawesi Selatan

Global Investigasi News ■ Jakarta – Mutasi ditubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 132 pati/pamen Polri yang dibebastugaskan dan dimutasi pada jabatan baru. Salah satunya, jabatan Kapolda Sulawesi Selatan yang saat ini dijabat Irjen Pol Drs Hamidin digantikan Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe SH. Sebelumnya, Mas
Guntur Laupe menjabat sebagai Kadivkum Polri. Sedangkan Irjen Hamidin mendapat tugas baru sebagai Kapolda Nusa Tengara Timur (NTT).

Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2316/IX/KEP/2019 tertanggal 2 September 2019 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri S, MM.
Dilansir tribunnews, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan ada mutasi tersebut.

“Kapolda Sulsel pindah jadi Kapolda NTT, ” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (3/9/2019). Sebagai penggantinya, mantan Wakapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe diangkat
jadi Kapolda Sulsel. Jabatan sebelumnya Kadivkum Polri.

Jabatan baru sebagai Kapolda Sulsel yang diemban Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe membawanya kembali ke kampung halaman. Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang akrab disapa Guntur merupakan putra asli Kota Parapere. Ia lahir di Kota berjuluk Kota Ulama dan Santri pada 23 Juli 1963. Lulusan AKPOL tahun 1986 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Polri kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan para perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Namun, mutasi kali terlihat besar-besaran karena melibatkan ratusan pati dan pamen Polri.

Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra ASDM mengatakan, mutasi tersebut merupakan hal yang wajar. “Merupakan hal yang wajar di tubuh Polri sebagai regenerasi,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Setidaknya ada empat TR yang dikeluarkan Polri terkait mutasi dan promosi tersebut. Dari TR tersebut, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Pol Raja Erizman digeser menjadi kepala divisi (kadiv) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polri.

Jabatannya akan ditempati Irjen Pol Hamidin, yang sebelumnya menjabat kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel). Irjen Pol Mas Guntur Laupe menjabat sebagai kapolda Sulsel.

Posisi kadivkum Polri yang ditinggalkan Mas Guntur Laupe, akan ditempati Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Rudy sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

Selain itu ada Brigjen Pol Musyafak, yang diangkat menjadi kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (kapusdokkes) Polri menggantikan Brigjen Pol Arthur Tampi.

Mutasi jabatan itu tertuang dalam empat Surat Telegram (ST) Kapolri tertanggal 2 September 2019. Empat TR tersebut masing-masing nomor ST 2315/XI/KEP/2019, ST 2316/XI/KEP/2019, ST 2317/XI/KEP/2019, dan ST 2318/XI/KEP/2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Pada ST 2315/XI/KEP/2019 sebanyak 19 Pati yang dimutasi, ST 2316/XI/KEP/2019 sebanyak 132 Pamen dan Pati yang berganti jabatan. Kemudian, pada ST 2317/XI/KEP/2019 mempromosikan dan memutasi 136 perwira dan ST 2317/XI/KEP/2019 memutas 44 perwira. (Red/Net)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed