oleh

Diduga Kadus IV Desa Adipasir Selingkuh !!! Istri & Anaknya Mengamuk Labrak Sang Janda

Global Investigasi News | Banjarnegara ■ Keterlaluan benar ulah seorang perangkat desa kadus IV desa Adipasir di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara ini. Dia, sebut saja K, nekat bermain asmara dengan warganya Rt 2 Rw 1 Masih satu desa yang berstatus janda sebut saja E (35) janda beranak lima. Akibat perbuatan tak pantas itu, Eri pun dilabrak oleh Istri dan Anak Kadus K Selasa (7/5) kemarin.

Ketua RT 2 Rw 01 Adipasir Kecamatan Rakit Banjarnegara, Darwoto, yang juga salah satu anggota BPD membenarkan peristiwa ini yg bikin gempar itu. Kasus ini terungkap setelah E di labrak istri & anak K, agar E tidak lagi berhubungan dengan kadus K. “Peristiwa itu ramai setelah janda E dilabrak istri dan anaknya, kebetulan janda tersebut ngontrak di orang tua saya, kasusnya setahu saya sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Darwoto. Masyarakat di Desa Adipasir tidak kaget soal prilaku Kadus tersebut, karena kadus tersebut bukan kali ini saja terjerat kasus perempuan. Pada tahun 2010-an dirinya pernah fair dengan istri orang yang rumahnya berdekatan.

Si E kepada tokoh agama, anak & istri Karno, Babinsa dan dari pihak Polsek mengaku punya affair dengan K yang sudah beristri. Saat dimusyawarahkan si janda tersebut tidak mau mengulangi perbuatanya itu pada Rabu (6/5). Perbuatan yang melanggar norma itu diketahui istrinya karena WhatsApp saat percakapan & janjian ketemuan makanya istri & anaknya melabrak, menyebabkan masyarakat mengetahui hubungan asmara itu, yg saat itu kasih samsat-samar, dan menjadi gempar serta jadi buah bibir. Ketika dikonfirmasi E dirumahnya tidak mau memberikan pernyataanya Dan menyatakan sedang tidak bisa diganggu.”Maaf mas saya lagi tanggung masak, tidak bisa diganggu,” ucapnya.

Sementara itu Kadus K ketika dikonfirmasi membantah ada peristiwa tersebut dan sudah diselesaikan bernada keras terhadap wartawan. “Kalau mau konfirmasi ke Polsek, Bhabinkamtibmas sudah selesai tidak ada apa-apa, secara damai, saya & istriku sudah tidak ada permasalahan apapun,” ucapnya didampingi istrinya.

Dirinnya berkilah isu itu dihembuskan karena situasi panas menjelang pilkades, dianggap dirinya mau maju pilkades untuk menjatuhkan dari lawan politik, “Tadinya dikira saya mau nyalon Kades, itu dihembuskan untuk menjatuhkan saya, padahal saya tidak nyalon”kilahnya.(Ard/sopar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed